Latest News

Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Coaching Clinic Futsal : Umpan Jangkar

Posted by Gilang Purnama on Desember 04, 2009 , under | comments (0)



Disarikan dari : Dasar sepakbola modern untuk pemain dan pelatih. Timo Scheunemann

Umpan jangkar lazim disebut umpan ke belakang. Umpan jenis ini bermanfaat untuk membangun serangan yang terkoordinasi dan terencana. Meski terkesan mudah dilakukan, namun menyimpan risiko besar. Apabila umpan ini berhasil diserobot atau dicuri lawan, akan terjadi serangan balik lawan yang sangat berbahaya.

Berikut langkah - langkah yang dapat dilakukan :

1. Pemain yang menerima umpan jangkar hendaknya jangan berdiri terlalu dekat dengan sang pengumpan bola. Maksud dari umpan jangkar sebenarnya adalah melepaskan diri dari tekanan lawan tanpa harus kehilangan bola. Umpan jangkar sebaiknya berada di kisaran 4-5 meter.

2. Kualitas umpan jangkar harus istimewa. Kecepatan dan ketepatan umpan harus pas. Selain itu bola harus menyusur tanah semulus mungkin guna memudahkan pengontrolan bola oleh sang penerima umpan.

3. Umpan jangkar secara prinsip hanya boleh dilakukan apabila pemain yang akan menerima umpan jangkar benar-benar dalam keadaan bebas (tidak dijaga atau ditekan lawan, Red).

Info : Soccer ( Tabloid Sepakbola dan Futsal ).

Trik Mencetak Gol Dari Bola Mati

Posted by aried on Agustus 24, 2009 , under | comments (0)



Dalam permainan futsal, banyak gol yang bisa diciptakan dari kesempatan bola-bola mati yang diperoleh ketika terjadi pelanggaran ataupun bola out yang dilakukan oleh pemain lawan sehingga wasit memberikan hadiah tendangan bebas atau dari corner kepada tim kita. Biasanya setiap tim memiliki cara-cara khusus (trik khusus dalam memanfaatkan bola-bola mati ini agar menjadi gol). Berikut ini adalah beberapa trik yang dapat digunakan dalam memanfaatkan hadiah tendangan bebas ataupun corner agar menjadi gol.
1. Corner
Corner didapat jika pemain lawan membuang bola keluar melewati garis gawang sendiri. Dalam memanfaatkan corner, hal yang paling penting harus diperhatikan ialah komunikasi antar pemain karena dengan komunikasi yang baik maka banyak sekali yang bisa diperbuat untuk mencetak gol.
· Tendang bola melewati jangkauan kiper lawan (di cob) lalu teman yang lain sudah siap menanduknya ke gawang (heading) untuk mencetak gol
· Tendang bola jauh ke sisi yang berlawanan (bola lambung) sehingga teman sudah siap untuk melakukan tendangan first time yang keras untuk mencetak gol
· Jika semua teman ditempel dengan ketat (dijaga man to man) maka oper bola kebelakang (kedaerah permainan sendiri) sehingga kiper bisa melakukan tendangan keras langsung ke gawang
· Dan terakhir, tending saja dengan kencang bolanya kearah gawang lawan agar teman bisa mencetak gol atau berharap pemain lawan mencetak gol bunuh diri.
Semua trik-trik tersebut harus sering dilatih ketika latihan sehingga komunikasi dan penempatan posisi setiap pemain sudah sangat baik. Masih banyak trik-trik lain yang bisa dilakukan untuk mencetak gol dari tendangan corner, jadi terus dilatih dan dicoba agar lebih terbiasa.
2. Tendangan bebas
Sama halnya dengan tendangan corner, dalam memanfaatkan tendangan bebas pun sangat dibutuhkan komunikasi yang baik antar pemain dan harus terus dilakukan dalam latihan supaya terbiasa. Ada beberapa trik yang bisa dilakukan yaitu dengan memberikan operan kepada teman yang tidak dijaga dengan ketat sehingga ia bisa melakukan tendangan keras dengan mudah dan mencetak gol. Untuk trik-trik tendangan bebas umumnya diawali dengan isyarat mata antar pemain sehingga pengaturan posisi dapat dilakukan dengan mudah. Tetapi ada juga yang biasanya langsung menendang dengan keras ke arah gawang tanpa melakukan operan terlebih dahulu.
Semua trik dapat dilakukan asalkan kekompakan serta komunikasi antar pemain sudah bisa dipraktekkan dengan baik dan masing-masing pemain sudah mengerti perannya masing-masing. Jadi teruslah berlatih dan dilatih agar kerjasama dan kekompakkan tim semakin padu.

Falcao Futsal

Posted by Gilang Purnama on Agustus 19, 2009 , under | comments (0)





Yang mau download videonya:
http://www.indowebster.com/falcao_futsal_R5E34XzxrAM.html

Enjoy it :)

Futsal Clinic

Posted by Gilang Purnama on Agustus 16, 2009 , under | comments (0)



Bagaimanakah pemanasan yang efektif agar kejadian seperti kram tidak terjadi ketika dalam atau selesai pertandingan?
Hal ini memang merupakan persoalan klasik, baik bagi amatir maupun professional. Namun, sejatinya bisa diantisipasi sejak dini dengan melakukan pemanasan yang efektif. Sebetulnya tidak ada perbedaan yang mencolok dengan jenis pemanasan di sepak bola.
Untuk lebih memudahkannya perhatikan beberapa gerakan berikut ini:
1. Lari ringan mengitari lapangan. Bisa dilakukan 10 -15 menit. Kemudian dilanjutkan dengan beberapa gerakan pemanasan yang selama ini terbukti ampuh untuk menghindari kram.
Misalnya gerakan mencium lutut dengan salah satu kaki ditekuk. Kemudian berganti-ganti dengan menekuk salah satu lutut. Dilakukan bergantian dan waktunya 1-3 menit.
2. Menekuk lutut dengan variasi lain.
Mengangkat salah satu lutut atau menekuk lutut dengan kaki yang lainnya sejajar dengan tanah. Cukup dilakukan 1-3 menit. Gerakan ini cukup efektif untuk melemaskan otot dibagian paha dan betis.
Sumber : Soccer ( Tabloid Sepakbola dan Futsal ).

Bertahan Sekuat Mungkin

Posted by aried on Agustus 05, 2009 , under | comments (0)



Strategi Pertahanan
A. Gerakan pertahanan

Mau tau cara atau formasi bertahan? ini ada sedikit info tentang strategi bertahan yang saya baca disalah satu majalah futsal. Tujuan utama dari strategi pertahanan yang kita terapkan ialah menahan lawan kita agar tidak mencetak gol kegawang tim kita. Selain itu, agar kita dapat secepatnya merebut bola dari penguasaan lawan sehingga kita bisa cepat melakukan serangan balik dan mencetak gol, gampangkan teorinya? nah ini ada yang perlu diketahui dulu supaya lebih mantap bertahannya. Ada beberapa strategi pertahanan yang dapat kita gunakan dilapangan, akan tetapi setiap strategi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Strategi pertahanan harus disesuaikan dengan karakteristik pemain-pemain yang dimiliki. Ada beberapa gerakan pertahanan yang mesti dilatih dan dikuasai oleh pemain agar bisa menerapkan dengan baik strategi pertahanan yang digunakan, yaitu yang disebut Covering dan Repliegues.

1. Covering
Cover...cover.. (biasanya pelatih atau temen suka teriak kaya gitu kan) jangan sampe lepas, apa sih maksudnya covering itu? Covering merupakan sebuah gerakan dimana pemain kita menjaga pemain lawan secara berlapis sehingga dibutuhkan kerjasama dalam menjaga dan menutup daerah pertahanan agar tidak mudah dilewati oleh pemain lawan. Dalam penerapannya dibutuhkan dua pemain yang berada di posisi berbeda, satu pemain menjaga kekat pemain lawan sedangkan satu pemain lainnya berada di posisi bebas (tidak terlalu jauh dari posisi pemain pertama). Sehingga jika pemain pertama dilewati, pemain yang berada dalam posisi bebas langsung menghadang dan menggantikan peran temannya dalam menjaga lawan. Covering sangat baik digunakan jika menghadapi lawan yang bermain secara tim sehingga mereka tidak bebas mengoper bola dan kesulitan dalam mencari celah pertahanan kita. Covering pun cukup baik untuk menjaga penyerang lawan yang memiliki skill individu yang tinggi, tetapi perlu diingat, jika menjaga pemain yang memiliki skill individu yang bagus kita harus menempelnya super ketat dan jangan ragu dalam mengambil keputusan (biasanya agar lebih mudah, tendang saja bolanya supaya out, INGAT jangan menendang kaki lawan!!!!).

2. Repliegues
Nah selain Covering ada juga Repliegues, apa pula nih? Repliegues ialah gerakan ini yang membutuhkan bantuan dari pemain depan kita untuk ikut menjaga pertahanan ketika kita diserang oleh lawan. Ada 2 gerakan yang bisa digunakan yaitu, pemain berkumpul atau mengelilingi lawan yang sedang menguasai bola (repliegue centrado) yang bertujuan agar pemain lawan yang menguasai bola tidak bisa mengoper atau menendang langsung ke gawang sehingga bolanya bisa kita rebut secepatnya. Gerakan lainnya yaitu dua pemain bertahan secara sejajar di lini pertahanan menutup gerakan pemain lawan dan langsung merebut bola. Jadi, kuasai dulu ya dua gerakan ini, ok!! baru kita lanjut ke formasi buat bertahan, silahkan.

B. Formasi pertahanan
1. Formasi 2-2
Formasi pertahanan 2-2 merupakan formasi paling dasar didalam bermain futsal (2 bek, 2 penyerang). Formasi ini biasanya digunakan disetengah lapangan kita sendiri, yaitu ketika pemain lawan menguasai bola semua pemain kita segera membentuk formasi 2-2. ketika bola dioper oleh lawan maka posisi pemain cepat berubah menjadi 2-1 dimana satu orang pemain mendekati bola (berusaha merebutnya) sedangkan dua pemain lainnya melakukan covering. Satu pemain sisanya turun kedaerah pertahanan paling belakang dan menjadi tameng terakhir tim. Dengan begini biasanya lawan jadi kesulitan dalam mengoper dan melakukan serangan, biasanya mereka mengoper ke pemain belakangnya atau terburu-buru mengoper sehingga dengan mudah dapat kita rebut bolanya.

2. Formasi 1-2-1
Formasi pertahanan 1-2-1 merupakan formasi yang membutuhkan skill, kerjasama dan fisik yang baik karena formasi ini merupakan jenis formasi yang fleksibel dalam melakukan rotasi pemain. Formasi ini akan lebih mudah jika digunakan pada tim yang menggunakan strategi penyerangan 3-1 (Rombo) karena dengan menggunakan formasi tersebut, formasi pertahanan 1-2-1 dapat dengan cepat digunakan. Dengan formasi ini serangan balik dapat dengan cepat kita lakukan dan juga memberi kita banyak pilihan dalam memberikan umpan kepada teman.
Jadi formasi mana yang akan dipilih? Silahkan pilih sesuai dengan keadaan dan keperluan tim kalian ya. Selamat mencoba..

STRATEGI PENYERANGAN ROMBO (3-1)

Posted by aried on Juli 29, 2009 , under | comments (0)



Selain dengan menggunakan strategi penyerangan Square (2-2), masih terdapat strategi penyerangan lain yang disebut dengan Rombo (3-1). Strategi 3-1 ini lebih fleksibel daripada Square. Empat orang pemain masih terbagi kedalam dua baris, dimana tiga orang pemain berada dibelakang dan satu orang pemain berada di depan. Strategi ini mempunyai banyak tipuan karena satu orang pemain yang berada di depan tersebut belum tentu menjadi target man. Bisa saja sang pencetak gol justru pemain yang berada di baris belakang yang maju sampai ke depan membantu serangan.
Dalam menerapkan strategi ini dibutuhkan kerjasama yang baik. Satu orang pemain yang berada di baris depan harus pintar mencari ruang dan melakukan pergerakan dengan atau tanpa bola sehingga bisa membingungkan pemain lawan, sedangkan pemain di baris belakang yang menjadi target man harus siap mencetak gol, akan tetapi pemain tersebut tidak boleh terlihat mencolok. Pemain tersebut harus terlihat seolah-olah berperan sebagai pengumpan. Ketika pemain di barisan depan dijaga ketat oleh pemain lawan, maka target man harus segera maju dan bergerak menerobos masuk ke depan dan siap menerima bola lalu mencetak gol. Strategi penyerangan Rombo ini memang lebih sulit dibanding dengan Square karena para pemain dituntut memiliki skill, kekuatan fisik, dan kerjasama yang baik. Kelebihan yang didapat jika sebuah tim bisa mempraktikkannya ialah tim akan jadi memiliki banyak pilihan manuver untuk menyerang ataupun mengumpan bola. Gerakan rotasi dapat pula diperagakan. Selain itu, lini pertahanan akan tetap terjaga dengan baik karena sebuah tim bisa cepat mengubah skemanya menjadi formasi pertahanan 1-2-1. Jadi strategi mana yang akan dipilih oleh tim anda?

Strategi Penyerangan dalam Bermain Futsal

Posted by bang andy on Juli 22, 2009 , under | comments (0)



Seperti sepak bola, taktik menyerang juga dikenal dalam permainan futsal. Ada beberapa strategi penyerangan yang dapat dipakai dalam bermain futsal. Strategi yang dipakai tergantung pada lawan yang akan dihadapi, kondisi fisik pemain dan lain-lain. Strategi tersebut diantaranya yaitu dengan formasi 2-2 yang dikenal dengan sebutan Square. Square merupakan strategi penyerangan paling dasar dimana empat orang pemain dibagi menjadi 2 baris. Dua pemain berada dibaris depan dan dua pemain lainnya berada dibelakangnya. Seperti sepak bola, taktik menyerang juga dikenal dalam permainan futsal. Ada beberapa strategi penyerangan yang dapat dipakai dalam bermain futsal. Strategi yang dipakai tergantung pada lawan yang akan dihadapi, kondisi fisik pemain dan lain-lain. Strategi tersebut diantaranya yaitu dengan formasi 2-2 yang dikenal dengan sebutan Square. Square merupakan strategi penyerangan paling dasar dimana empat orang pemain dibagi menjadi 2 baris. Dua pemain berada dibaris depan dan dua pemain lainnya berada dibelakangnya.
Untuk menerapkan strategi ini dibutuhkan karakteristik tertentu. Dua orang pemain di depan sebaiknya memiliki kecepatan dan skill mengumpan serta shooting yang baik. Sebaliknya dua pemain dibelakang harus selalu siap menerima bola dalam keadaan apapun.
Strategi 2-2 ini sangat menguntungkan karena tidak menguras energi fisik. Formasi ini baru efektif jika pemain unggul dalam duel satu lawan satu dengan pemain lawan. Akan tetapi disamping keuntungan, strategi ini pun memiliki kelemahan khusus karena biasanya dukungan antar lini dalam melakukan penyerangan terasa kurang. Hal ini dikarenakan perbedaan skill yang dimiliki oleh para pemain. Ini akan sangat berbahaya jika team lawan melakukan covering dan pressing yang ketat, sehingga team yang menggunakan strategi 2-2 ini akan kesulitan.

Tips Sederhana Dalam Memilih Sepatu Futsal

Posted by bang andy on , under | comments (15)



Berikut sedikit tips buat loe yang mau membeli sepatu futsal.

a. Pilihlah sepatu yang sesuai dengan jenis kaki yang kita punya (jenis kaki yang panjang atau lebar ke samping)
b. Pilihlah sepatu yang sesuai dengan kriteria cara kita menendang bola (menggunakan punggung kaki, ujung kaki, kaki bagian dalam, menggunakan ibu jari kaki)
c. Pilihlah sepatu yang memiliki ukuran yang pas dengan kaki kita, jangan terlalu besar dan jangan terlalu kecil (harus pas).
d. Pilihlah sepatu yang tidak berat karena akan membuat kita cepat lelah.
e. Cobalah sepatu yang akan anda beli, jangan hanya dipakai lalu dilepas tetapi coba untuk berjalan dan mengayunkannya karena kadang ada sepatu yang membuat mata kaki kita sakit ketika kita pakai untuk berjalan, berlari ataupun ketika menendang bola.
f. Pilihlah sepatu dari bahan yang tidak mudah terkelupas (biasanya tergantung dari kualitas bahan dan harga sepatu)
g. Sesuaikan sepatu yang ingin anda beli dengan uang yang anda punya.